Jumat, 17 Juni 2016

siapa engkau wanitaku..?? siapa aku wahai Tuhanku..??

Tidak ada komentar:
Ada yang berbisik jauh dari pikiranku, berkelana dalam kelebat hayalan kebahagaian, menyeru pada titik buram tak kunjung cerah. Apalah lagi kehendak lain dari ini. Bukankah bunga mekar pada musimnya ? atau alam memaksa untuk suatu keadaan yang tak beruntun. Serambi mekkah menawarkan taubat bagi para pendosa, langit meminta kebaikan penghuni bumi dimana alampun merintih untuk setetes air kehidupan. Siapa yang meronta pada kehendak yang hanyut pada suatu ketidakpastian. Ada kebingungan pada kenyatan. Apa yang nyata dari suatu kenyataan tak akan nyata pada kenyataan itu. Aku menyelami samudra hati tiap insan, sedang hatiku dangkal dan berbatu. Aku meminta sedikit pengertian dari keangkuhan hidup dan kesombongan atas suatu kebanggaan, kau hadirkan dalam tingkah tak bersua. Hati kau teriakkan begitu keras, sedang aku masih tuli dan bisu. Entah seperti apa isyarat Tuhan dalam kehidupan, aku masih tetap buta dan tak bergeming. Irama apa yang akan kita hadirkan, sedangkan lantunan firman Tuhan terkadang jenuh untuk kita maknai. Ada cinta disana? ada rindu disana? ada senyum disana? kalimat tanya yang tak kunjung jua kutemui. Aku mencari ketulusan sedang hati terus memaki dan mencaci. Aku mencari kerinduan, sedang banyak hati yang kuabaikan. Akan kuajak kau mengitari kehidupan ini, tiap titik dimana rintihan dan kelelahan duniaku bermula. Ada kegelimpangan dosa disana, dimana hati membenci atas apa yang tak sejalan pada pikiran. Ada pemberontakan dalam jiwa, ada kebencian dalam hati, ada tubuh yang amat kasar, sedang kutatap engkau pada satu rembulan dalam binar kelembutan cahaya. Akan ada waktu dimana engkau akan tau dan pada akhirnya akan ada alasan untukmu menjauh dan tak menoleh. Akan kugambarkan bagaimana kesendirian dan rasa sunyi ini bersemayam dihati, akan aku ceritakan bagaiman kerasnya hati ini merintih untuk satu nama dalam hidup yang tak kunjung hadir. Siapa engkau wanitaku? Siapa aku wahai Tuhanku? Sedangkan tiap-tiap doaku memohon satu cinta yang Engkau hadirkan untukku dari sisiMu. Bahagiankanlah Hatimu. Akan kau temukan betapa Tuhanmu yang Maha Lembut, Menyayangi dan Melindungimu.

IBNU LUKMAN
 
back to top